Minuman rempah racikan ini akrab dikenal sebagai jamu dan telah menjadi andalan masyarakat Indonesia semenjak dahulu kala.
Walaupun kepopuleran jamu menurun dan saat ini menjadi lebih sulit dicari, jamu mengalami perubahan bentuk dan dipasarkan menjadi lebih modern dan cenderung instan, misalnya dalam bentuk bubuk atau kemasan siap minum.
Salah satu jamu yang paling populer karena rasanya yang segar dan khasiatnya yang menyehatkan adalah beras kencur.
Seperti namanya, bahan utama beras kencur adalah beras yang dihaluskan dan sari kencur. Agar semakin enak dan sehat, beras kencur biasanya ditambahkan jahe, kunyit, dan asam jawa, dan gula aren atau gula merah sebagai pemanis.
Inilah manfaat beras kencur yang sudah terbukti secara ilmiah.
Bagi sebagian orang, terutama anak-anak, jamu bukanlah minuman favorit karena rasa rempah-rempah yang begitu kuat dan pahit.
Biasanya jamu diminum sebagai obat tradisional ketika gejala-gejala penyakit mulai muncul, seperti masuk angin, pilek, pegal, batuk, dan sebagainya.
Lain halnya dengan beras kencur. Minuman jamu satu ini cukup manis dan rasanya segar sehingga juga disukai anak-anak. Apa saja manfaat beras kencur untuk kesehatan?
1. Mengandung Antioksidan

Karena bahan beras kencur yang terdiri dari beras, jahe, kencur, asam jawa, dan kunyit, manfaat beras kencur untuk kesehatan tidak perlu diragukan lagi.
Kandungan antioksidan dalam tiap rempah-rempah yang digunakan mampu melawan radikal bebas dan stres oksidatif yang dapat mengganggu kesehatan.
Antioksidan polifenol yang terkandung dalam kencur, jahe, dan asam jawa terbukti mampu meningkatkan daya ingat, menurunkan gula darah, dan menurunkan level kolesterol jahat.
Walaupun masih diperlukan penelitian lebih lanjut, polifenol yang terkandung dalam beras kencur menunjukkan dampak positif dalam memperlambat atau mencegah penyakit neurodegeneratif, diabetes tipe 2, dan penyakit jantung.
2. Mencegah Kanker
Jahe, kencur, asam jawa, dan kunyit menambah manfaat beras kencur untuk kesehatan dengan kemampuannya untuk mencegah hingga melawan sel kanker.
Dalam studi tes tabung, kencur yang memiliki kandungan bahan aktif galangin, dapat membunuh atau mencegah sel kanker.
Hasil berbagai studi menunjukkan galangin dapat membunuh sel kanker usus, payudara, saluran empedu, kulit, dan liver. Namun, studi ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut pada manusia.
Sedangkan pada jahe, zat antikanker yang terkandung di dalamnya adalah gingerol, yang dalam beberapa studi juga mampu membunuh beberapa jenis sel kanker.
Kurkumin dalam kunyit juga disinyalir memiliki efek pencegah kanker yang efektif, khususnya pada saluran pencernaan seperti kanker kolorektal.
Penelitian pada jurnal Cancer Prevention Research pada 44 orang yang memiliki luka di usus besar yang terkadang bersifat kanker, diberikan 4 gram kurkumin setiap hari selama 30 hari.
Hasilnya luka pada usus besar berkurang hingga 40%.
3. Meningkatkan Kesuburan Pria

Foto: Freepik.com
Beberapa penelitian skala kecil menemukan kencur bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan pria.
Manfaat beras kencur untuk kesehatan pria ini masih membutuhkan penelitian dalam skala yang lebih besar pada manusia, namun penelitian 3 bulan pada 66 pria yang memiliki kualitas sperma yang rendah menunjukkan dampak yang positif.
Pada studi ini, kelompok pria yang meminum suplemen ekstrak kencur dan pomegranate menunjukkan peningkatan pergerakan sperma sebanyak 62% dibandingkan dengan kelompok plasebo yang hanya meningkat sebanyak 20%.
Sedangkan, studi pada hewan menunjukkan hasil serupa, yaitu adanya peningkatan jumlah sperma dan pergerakan setelah diberikan ekstrak kencur.
4. Baik Untuk Kesehatan Lambung
Manfaat beras kencur untuk kesehatan lambung didukung oleh kehadiran jahe yang memiliki kemampuan untuk mengosongkan lambung dan mempercepat proses pencernaan.
Meminum beras kencur dapat membantu mengurangi sakit perut yang disebabkan oleh gangguan pencernaan. Salah satu penyebab utama yang menimbulkan gangguan pencernaan adalah lambatnya proses peleburan makanan di lambung.
Jahe dapat membantu para penderita gangguan pencernaan, yang biasanya tidak diketahui secara pasti penyebabnya, dengan mempercepat pengosongan lambung.
Efek pengosongan lambung ini pernah diteliti di tahun 2011, di mana salah satu kelompok diberikan kapsul berisi jahe dan kelompok lainya diberikan kapsul plasebo.
5. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

Foto: Freepik.com
Kadar kolesterol dalam darah yang tidak terkontrol dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit, khususnya yang berkaitan dengan penyakit jantung.
Salah satu cara menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh adalah dengan mengonsumsi makanan-makanan yang mampu membantu metabolisme kolesterol dalam darah.
Komponen-komponen dalam beras kencur memberikan manfaat beras kencur untuk kesehatan tubuh dengan menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL.
Efek antioksidan dalam jahe, kencur, asam jawa, dan kunyit dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan kanker.
Fungsi jahe untuk menurunkan kolesterol telah diteliti pada manusia dan hewan. Beberapa penelitian tersebut menunjukkan hasil positif dalam menurunkan kolesterol setelah mengonsumsi jahe bubuk secara rutin.
Selain jahe, kunyit dengan kandungan kurkumin juga membantu mencegah penyakit jantung dengan cara meningkatkan kinerja fungsi endotelium, yaitu sel yang melapisi pembuluh darah dan kelenjar limpa.
Disfungsi endotelium adalah salah satu penyebab utama penyakit jantung karena terkait fungsinya yang mengatur tekanan darah, penyumbatan darah, dan faktor lainnya.
Kurkumin dapat menjaga fungsi endotelium serta mengurangi inflamasi dan oksidasi yang juga menjadi faktor penyakit.
6. Menjaga Kesehatan Otak
Manfaat beras kencur untuk kesehatan otak dengan kandungan antioksidan dalam bahan-bahannya. Stres oksidatif dan inflamasi yang kronis dapat mempercepat proses penuaan organ-organ dalam tubuh.
Kedua faktor ini dipercaya mempengaruhi penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer.
Dalam beberapa studi pada hewan menunjukkan kandungan antioksidan dan senyawa bioaktif dalam jahe, kencur, dan kunyit menghalangi respon inflamasi yang terjadi di otak.
Studi lain juga membuktikan jahe dapat meningkatkan fungsi otak secara langsung.
Kandungan kurkumin dalam kunyit juga mampu membantu membersihkan plak di otak yang terbentuk dari sisa protein. Plak yang disebut sebagai amyloid ini juga menjadi salah satu penyebab penyakit Alzheimer.
Kurkumin juga mampu meningkatkan salah satu hormon pertumbuhan yang berfungsi di otak. Peran hormon ini cukup krusial dan turunnya level hormon di otak dikaitkan dengan penyakit seperti depresi dan Alzheimer.
7. Membantu Melawan Bakteri

Foto: Freepik.com
Jahe dalam beras kencur mampu mencegah perkembangan beberapa tipe bakteri sehingga mencegah dan menurunkan risiko infeksi. Manfaat beras kencur untuk kesehatan ini berkat kandungan gingerol di dalam jahe.
Salah satu penelitian menemukan jahe efektif melawan bakteri mulut yang menyebabkan gingivitis dan periodontitis. Keduanya adalah penyakit peradangan pada gusi.
Selain jahe, kencur juga dapat membunuh bakteri seperti E. coli, Staphylococcus aureus, dan Salmonella Typhi.
Namun, kemampuan kencur ini masih dalam tahap tes tabung dan memerlukan penelitian lebih lanjut dalam skala yang lebih besar.
